26 October 2013

Falta Unik Seputar BBM for Android dan iOS




Mungkin Anda sedang BBM-an ketika membaca artikel ini karena begitu aplikasi BBM di Android dan iOS ini resmi dirilis kembali, antusiasme yang tinggi kembali terjadi. Mungkin ada pula yang masih menunggu email balasan dari pihak BlackBerry terkait antrean yang diberikan bagi para pengunduh yang tidak  melakukan pre-registrasi sebelumnya. Namun di samping sambutan yang sangat hangat akan hadirnya aplikasi tersebut, mungkin ada pula dari Anda yang masih belum mengetahui apa itu BBM. Kalau begitu, silakan Anda gunakan mesin pencari gratis dan ketikkan ‘BBM’ sebagai kata kunci. Kini para pengguna smartphone di seluruh dunia tengah membicarakannya bahkan telah dalam tahap tukar-menukar PIN BlackBerry Messenger mereka.

Fenomena BBM yang marak diperbincangkan memang mempunyai kisahnya sendiri. Akhir September lalu seharusnya menjadi awal dari kemunculan BBM di Android dan iOS ini namun banyaknya aplikasi tak resmi yang dapat Anda temui di Google Play telah mengganggu server BlackBerry sehingga perusahaan terpaksa menghentikan sementara perilisan tersebut. Tentunya banyak kekcewaan yang ditujukan bagi BlackBerry karena dianggap tidak menepati janji dan kurang profesional. Rumor mengenai kebangkrutannya pun disangkutpautkan dengan kejadian hal ini. Inilah manusia, disamping keluh kesah serta caci maki akan terhentinya perilisan yang sudah terjadi, mereka tetap menanti kehadiran kembali aplikasi BBM tersebut. Entah terlanjur penasaran atau ingin ikut dalam tren masa kini yaitu chatting melalui aplikasi BlackBerry Messenger.

Sepertinya BBM memiliki kharisma tersendiri seperti kharisma seorang aktor sekelas Johnny Depp atau George Clooney. Hal ini cukup menarik untuk dibahas oleh karena itu Paseban mencoba untuk memaparkan beberapa fakta menarik mengenai BBM yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Berikut ulasannya:
  • BBM Waiting List
Fakta yang pertama ini mungkin cukup menjengkelkan bagi beberapa orang. Bagaimana tidak, akhirnya Anda sudah dapat mengunduh aplikasi resmi dari BBM ini namun tidak dapat langsung memakainya. Ya, Anda diharuskan untuk mengirimkan email terlebih dahulu sebagai nomor antrean untuk nantinya mendapat email balasan dari BlackBerry sebagai tanda bahwa Anda sudah dapat langsung menggunakan aplikasi tersebut.

Ini sama saja seperti Anda sudah lama menginginkan buah jeruk bali lalu Anda bergegas membelinya. Saat membeli, ternyata Anda tidak dapat langsung mengkonsumsinya karena Anda harus mengantre terlebih dahulu. Padahal jeruk bali tersebut sudah ada di tangan Anda. Hal ini karena Anda sebelumnya tidak melakukan pre-registrasi pada laman resmi BBM sehingga untuk menghindari unduhan yang membludak dan server BlackBerry yang terganggu, diterapkanlah sistem antrean ini.

  • Sistem Antre = Trik Berjualan
Fakta menarik selanjutnya adalah tindakan BlackBerry menerapkan sistem antrean ini dinilai sebagai salah satu strategi penjualan dari pihak perusahaan. BlackBerry yang diramal akan segera bangkrut tentunya perlu memikirkan banyak strategi jitu agar finansial perusahaan tetap stabil (walaupun akuisisi seharga US$ 4.7 Miliar oleh Fairfax tetap terjadi). Mungkin Anda ingat tentang akun Gmail yang mengharuskan Anda ‘mengatre’ pula melalui invite dari seseorang yang telah menggunakan akun Gmail terlebih dahulu. Begitupun dengan situs berbagi foto ‘Pinterest’ yang pada awal peluncurannya pun menerapkan sistem antrean.

Orang memang akan mengeluh dan komplain akan antrean namun strategi cerdas ini dinilai berhasil dalam menciptakan rasa penasaran bagi para konsumen. Produk yang dijual pun akan meningkat nilainya karena kehadirannya menjadi ditunggu-tunggu.
  • 10 juta download
Seperti yang dapat Anda lihat pada laman blog resmi, Andrew Bocking yang dikenal sebagai Head of BBM segera meluapkan kegembiraan melalui tulisan terbarunya. Aplikasi BBM ini telah diunduh sebanyak 10 juta kali dalam kurun waktu 24 jam. Ini merupakan sebuah terobosan baru apalagi bagi perusahaan BlackBerry yang nasibnya diperkirakan sedang di ujung tanduk. Bocking pun menilai pencapaian ini berdampak baik bagi para karyawan BlackBerry serta para investor yang sebelumnya dinilai tidak tertarik menyimpan saham pada perusahaan yang berbasis di Waterloo, Kanada ini.

  • Peringkat teratas
Aplikasi BBM ini mendapat peringkat satu sebagai aplikasi tak berbayar yang paling banyak diunduh di 75 negara seluruh dunia. Bahkan Bocking sendiri menyebut negara Indonesia pada laman blog tersebut. Perlu diketahui bahwa Indonesia memang dikenal sebagai negara yang penduduknya sangat open-minded atau terbuka dalam hal perkembangan gadget dan memang pengguna aplikasi BlackBerry Messenger di negeri ini bisa dibilang sangat banyak. Tengok saja percakapan sehari-hari yang kini tidak lagi mengandalkan “Tukeran nomor telepon/handphone, yuk!” tetapi berubah menjadi “Bagi PIN BB, dong..”.

Di Google Play sendiri aplikasi ini telah mendapatkan 60.000 five-star reviews dari 87.000 reviews yang ada.
  • Ada apa dengan Instagram?
Judul fakta ini terdengar mirip judul film remaja awal tahun 2000an yang melibatkan aktris Dian sastro serta aktor Nicholas Saputra namun sama sekali tidak ada kaitannya. Instagram yang tidak tersedia pada platform BlackBerry justru beberapa hari ini diisi dengan berbagai foto orang-orang yang posting gambar mengenai PIN BB ataupun barcode dari PIN BB mereka. Coba saja Anda cari hashtag#BBM maka Anda akan mendapati hasil lebih dari 600.000 foto.

  • Lebih baik dari WhatsApp
Saat ini aplikasi yang tengah digandrungi dan hampir dimiliki para pengguna smartphone adalah aplikasi kompetitor bernamaWhatsApp. Namun aplikasi WhatsApp ini dinilai tidak eksklusif karena para penggunanya hanya butuh menyimpan nomor handphoneyang memang telah terpasang WhatsApp pada ponselnya. Hal ini dianggap kurang baik karena jika Anda menggunakan PIN BB, tidak akan semua orang mempunyai akses untuk menghubungi Anda via BBM. Dampak positifnya adalah meminimalisasi orang tak dikenal untuk menghubungi Anda, lagipula dibutuhkan persetujuan terlebih dahulu jika ada seseorang ingin menambahkan PIN BB Anda.

Kesimpulan
BlackBerry memang kini dikenal sebagai perusahaan smartphone yang gemar menguji kesabaran para pengguna smartphone non-BlackBerry. Namun kehadiran aplikasi BlackBerry Messenger untuk Android dan iOS ini memang sangat dinantikan. Aplikasi BBM ini juga maish dinilai yang paling baik dari segala instant messaging yang ada pada saat ini. Adanya fitur PIN juga menjadi nilai tambah tersendiri apalagi dulu BBM dikenal sebagai salah satu aplikasi eksklusif yang tidak dapat digunakan oleh banyak orang. Kini Anda sudah dapat menggunakan aplikasi BlackBerry Messenger tersebut dan tidak ada lagi perbedaan ‘kasta’ seperti dahulu karena walau lintas platform pun Anda sudah dapat chatting dengan menggunakan BBM



0 komentar:

Post a Comment

 
eko77